MASIGNASUKAv102
6458624155747813650

Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum Kirim Email Lamaran Kerja

Perhatikan 10 Hal Ini Sebelum Kirim Email Lamaran Kerja
Add Comments
11.9.21
Lamaran Kerja Email-kilaskerja.com

 

Mau kirim lamaran kerja lewat email?

Mengirim lamaran kerja melalui email merupakan salah satu metode yang paling banyak diminati bagi para pencari kerja di saat sekarang ini. Dengan menggunakan email dalam mengirim lamaran kerja
maka akan sedikit mengurangi biaya pengeluaran disisi sedang membutuhkan sebuah pekerjaan.

Meskipun beberapa perusahaan masih menerapkan proses rekrutmen melalui jalur pos surat, namun tidak sedikit yang menerapkan proses rekrutmen melakukan seleksi perekrutan melalui lamaran kerja yang dikirim melalui email.

Menggunakan email adalah cara yang praktis dan di sisi lainpun tidak mengeluarkan biaya sepeserpun dibandingkan dengan mengirim lamaran kerja yang pada umumnya menggunakan pos surat.

Jika berbicara untuk masalah format lamaran kerja melalui email, maka ini akan lebih menarik dan membingungkan sebenarnya. Dengan kata lain sebuah format lamaran akan diterapkan berdasarkan jenis perusahaan yang akan dilamar, dan juga level atau posisi pekerjaan yang akan kamu lamar.

Jadi untuk masalah format lamaran sebenarnya tidak untuk dibenarkan ataupun disalahkan, namun tergantung kepada kebijakan pihak rekrutmen perusahaan itu sendiri pada saat memberlakukan format lamaran kerja yang akan diproses itu seperti apa.

Namun beberapa hal harus kamu perhatikan disaat ingin mengirimkan lamaran kerja melalui email.

  • Berkas Lamaran
berkas yang kalian kirimkan harus dalam keadaan valid, jelas dan juga terbaru pada saat ingin membuat berkas lamaran kerja untuk email. Maka perhatikan pada saat melakukan compress ukuran file, agar tetap dapat terbaca pada berkas-berkas yang dianggap penting. Untuk mengetahui berkas apa saja yang harus kamu lengkapi , maka dapat kamu simak berkas lamaran kerja yang harus disiapkan. Dan jangan lupa untuk menyertakan nomor telepon yang dapat dihubungi pada halaman curriculum vitae kamu.

  • Format Berkas
Usahakan dengan menggunakan format berbentuk Pdf pada saat mengumpulkan semua berkas lamaran. Secara konvensional sebuah surat lamaran kerja dan juga curriculum vitae dihasilkan dari software pengolah kata seperti Microsoft Word, namun seharusnya bukan jadi sebuah masalah jika harus dikonversi ke format Jpg dan menggabungkannya beserta berkas lamaran kerja yang lain. Karena akan memudahkan pihak rekrutmen pada saat mengunduh berkas lamaran yang sudah digabungkan dalam satu file Pdf.

  • Ukuran Berkas
Ukuran sebuah file berkas lamaran kerja akan bergantung kepada kebijakan pihak rekrutmen itu sendiri. Jika kamu belum menemukan syarat sebuah lamaran kerja yang akan dikirim melalui email di perusahaan tersebut, maka pergunakanlah langkah aman dengan melakukan kompresi pada berkas lamaran agak ukuran file yang dihasilkan rendah. Umumnya dengan jenis perusahaan di bidang industrial dengan level tujuan posisi yang dilamar adalah operator, maka kompresi ukuran file berkas lamaran kerja tidak melebihi 300kb. Dan untuk jenis perusahaan dengan bidang yang lain dengan ukuran file di bawah 1mb.

  • Alamat Email Pengirim
Meskipun ini bukanlah hal yang yang dipertentangkan, namun jika kamu mempunyai alamat email dari nama asli kamu, maka itu akan lebih baik dibandingkan harus menggunakan alamat email dengan berbagai gaya yang akan memunculkan kesan kurang formal dan tidak dianggap profesional oleh pihak rekrutmen.

  • Alamat Email Penerima
Pastikan alamat email penerima adalah pihak rekrutmen di perusahaan tersebut, atau alamat email dari pihak yang telah mereferensikan kamu di perusahaan tersebut, yang kemudian akan diteruskan ke pihak rekrutmen. Waspadai alamat email yang mencurigakan, pada umumnya pihak rekrutmen diperusahaan besar menggunakan alamat email dengan domain nama perusahaan itu sendiri.

  • CC dan BCC
Meneruskan dari pembahasan diatas, jika kamu mendapatkan dua atau lebih alamat email pihak rekrutmen pada perusahaan tersebut, maka dapat kamu isikan kolom Carbon Copy (CC) dengan alamat email pihak rekrutmen yang lain yang masih dalam satu perusahaan yang sama. Dan jika kamu ingin mengirimkan email lamaran kerja ke beberapa perusahaan, maka tambahkan di kolom Blind Carbon Copy (BCC) dengan alamat email pihak rekrutmen perusahan lainnya juga. Perhatikanlah dengan seksama untuk pengisian di dua kolom tersebut sebelum kamu mengirimkan lamaran kerja melalui email, agar terhindar dari kesan kurang profesional dari pihak rekrutmen.

  • Subjek Email
Untuk mengirim sebuah lamaran kerja melalui email lamaran kerja, maka subjek email hendaknya dibuat dengan format nama lengkap dan posisi yang akan kamu lamar. Terkecuali kamu mendapatkan instruksi dari pihak rekrutmen, dengan format subjek apa yang akan diterapkan pada di perusahaan tersebut.

  • Badan Email
Kosongkan jika kamu telah melampirkan surat lamaran kerja dalam satu berkas Pdf, atau isikan dengan deskripsi singkat tentang data diri kamu dan juga posisi yang akan kamu lamar. Dan jika mendapatkan referensi, maka dapat kalian isi dengan siapa kamu direferensikan untuk melamar kerja di perusahaan tersebut.

  • Lampiran
Beberapa kejadian yang kerap dialami oleh sebagian pelamar adalah melalui sesi ini. Jika kamu kurang fokus dalam mengirimkan lamaran kerja melalui email, maka kemungkinan yang akan terjadi adalah tanpa melampirkannya berkas lamaran kerja melalui kolom attachment/lampiran terlebih dahulu sebelum melakukan pengiriman. Alih-alih menunggu panggilan kerja, namun nyatanya setelah kamu membuka kotak pesan terkirim pada email mendapatkan sebuah pesan terkirim tanpa adanya lampiran. Dan perhatikan juga jaringan pada perangkat kamu disaat sedang melakukan pelampiran berkas, galat jaringan juga akan menyebabkan lampiran kamu gagal upload.

  • Waktu Pengiriman
Perhatikan pada saat kamu ingin mengirimkan lamaran kerja melalui email. Akan lebih baik mengirimkan lamaran kerja di jam kerja kantor dan di hari kerja perusahaan, terutama di hari kerja pihak rekrutmen perusahaan tersebut. Karna di waktu tersebut akan mendapatkan pihak rekrutmen untuk mendapatkan notifikasi pesan masuk pada email, yang kemungkinan lamaran kerja kamu akan lebih cepat terproses oleh pihak rekrutmen. Maka hindari mengirimkan email pada jam offline kantor ataupun di hari libur kerja perusahaan.

Maka itulah 10 hal yang harus kamu perhatikan jika ingin mengirimkan lamaran kerja melalui email. Dan untuk intensitas pengiriman email dapat kamu kontrol  jika belum mendapatkan panggilan kerja dari beberapa perusahaan yang telah kamu kirimkan lamaran kerja.


Jangan Lupa Share Ya

Kamu Baca Juga :